Sabtu, 18 Februari 2012

pengalamanku di pondok pesantren bag.3


melihatnya pun tertawa dan akupun ikut tertawa karena melihatnya berjalan sambil tidur. Setelah selesai shalat shubuh aku berlari menuju ke kamar mandi untuk mengantri mandi,uniknya lagi, kami mengantri dengan menggunakan gayung yang ditaruh di depan pintu kamar mandi. Setelah mandi,aku memakai seragam sekolah dan bersiap-siap doa pagi sebelum melakukan aktivitas didepan gedung H.M. NATSIR.
Setelah aku mengingat semua aktivitas yang pernah kujalani di pondok,akupun langsung mengingat-ingat kejadian-kejadian yang pernah ku alami,dari yang seram sampai lucu. Aku ingat sekali ketika aku kelas dua,tepatnya waktu itu hari ulangtahunku dan aku takkan melupakan hadiah terbesar yang pernah dapati selain hadiah-hadiah yang lain seperti dicolek-colek,diuwek-uwek,ditendang-tendang,dipukul-pukul,dicubit-cubit,dicemel-cemel(cubit pipi) oleh teman sekamar. Hadiah teerbesar yang pernah kuterima ialaaah...... RANJANG KASUR! Ya, ranjang kasur yang dilemparkan kearahku  oleh teman kamarku dan sambil berteriak “wooooooiiii Hafidz milad (ulang tahun) dan langsung aku menghindar yang pertama kalinya dan ketika pelemparan ranjang yang kedua kalinya badanku akhirnya kena juga, dan rasanyapun amat sakit. Ketika ulangtahunku kedua orangtuaku tidak bisa datang ke pondok untuk menjenguk saya.
Setelah ku mengingat ulangtahunku,aku mengingat kenangan terseram yang pernah kualami,yaitu ketika aku ketiduran di masjid,dan aku terbangun ternyata sudah jam sebelas,padahal untuk seluruh santri diwajibkan tidur pada jam sebelas. Akupun langsung bergegas meninggalkan masjid dan memakai sandal sambil menyusuri jalan-jalan yang gelap yang kulalui, dan tiba-tiba ku mendengar suara langkah kaki yang mengikuti suara langkah kakiku. tanpa kumelihat kebelakangku,aku langsung mempercepat langkahku,semakin cepat langkahku,semakin cepat juga suara langkah kaki yang mengikutiku. Sampai aku sampai didepan kamarku dan mengetuk sambil berteriak ASSALAMMUALAIKUUM! Iftah al babbun, bi sur’ah (buka pintunya,cepat!) dan kulihat kemanku dengan keadaan mengantuk membukakan pintunya,ketika temanku membukakan pintunya, saya cepat-cepat masuk kedalam kamar dan menutup sambil mengunci pintunya. Sambil napasku ter-engah-engah,ku berjalan dan tidur dikasurku.


Ada juga pengalaman lucu ketika aku dipondok,yaitu ketika kakak kelas membangunkan adek kelasnya untuk sahur,ada yang memiringkan ranjangnya sampai orangnya terbangun dan jatuh dari kasur,ada yang menggunakan tam-tam,memukul-mukul jendela,membawa speaker dan meneriakkan SAHUUUUR! SAHUUUUR! Didepan telinga mereka. Memang itu semua adalah sebagian dari pengalamanku ketika aku di pesantren.


                                                    TAMAT      

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar