Minggu, 25 Maret 2012

CIUMAN PERTAMAKU(MY FIRST KISS)

Minggu pagi hari yang indah,aku awali dengan meminum segelas air putih,tak lama kemudian aku merasakan akan buang air besar,setelah itu saya pergi keluar untuk berjalan-jalan santai dihari minggu sambil menikmati suasana olah raga pagi. Setelah saya menjadi bosan,saya pergi ke dekat rel kereta untuk melihat kereta api pagi,dan ternyata ketika keretanya lewat isi penumpangnya sangat sedikit dan membuat saya heran,”ah,mungkin Cuma sayanya saja yang sudah lama tak melihat kereta api” kataku dalam hati. Hatiku sekarang mulai jenuh karena kereta yang aku lihat sudah menjauh. Lalu aku memutuskan untuk berjalan-jalan di wilayah perumahanku sampai aku tersesat di blok B. Tak peduli aku tersesat,aku melanjutkan jalanku untuk pulang kerumah dan akhirnya aku sampai dirumahku dan aku langsung membuka laptopku dan bersocial network sampai aku merasa bosan. Melihat keadaan kamar berantakan aku mulai merasa risih,dan aku memutuskan untuk membersihkan kamarku dari atas sampai bawah dan sela-sela kamarku,kubuang-buangkan semua sampah dan kotoran yang ada,dan membersihkan barang-barang yang  masih terpakai. “Kamarku sudah bersih deh,sekarang aku udah punya kamar pribadi,asyiik aku tinggal menata ulang aja nih” kata aku kegirangan. Melihat BlackBerry ku sepi tanpa sms dan email masuk,aku mencoba untuk membuka sms dan email yang ada di BlackBerry ku.dan ternyata dari tadi ada pesan email dari Vina sahabatku dan ia mengatakan didalam pesan emainya “is,ketemuan yuk! aku di taman kota nih,aku mau cerita sama kamu,aku pengen nangis tau” :’(  dan aku membalasnya lewat sms “sekarang!” dan ia menjawab “iya,aku butuh kamu” dan akupun bergegas untuk pergi ke taman kota,di perjalanan kami sempat sms-an agar tidak terlalu bosan. Setelah sampai di taman kota,aku segera mencarinya,tak lama kemudian aku mendengar suaranya yang memanggilku, “waiiis”,dan akupun sangat terkejut dan langsung menanyakan kepadanya “kenapa kamu bisa sampai sini? Rumah kamukan jauh?” ia membalas “aku sangat bosan is” dengan nada yang sedih. Lalu aku duduk di sampingnya dan menanyakan kepadanya “kamu sedih karena apa?” “aku sedih karena aku dimarahi sama ayah dan ibuku karena nilaiku jelek semua lalu kedua orangtuaku meminta semua kartu kredit aku dan membanting semua hape aku,dan bodohnya aku lagi,aku langsung membawanya ke tukang servis,ketika aku bertanya biayanya, ternyata semuanya harganya Rp 250.000.00 . coba bayangin is,aku dapet dari mana uang segitu? Aku sudah ga punya uang tau,dan aku boleh ga minjem uang sama kamu?” ujar vina sambil tersenyum manja,akupun langsung mengalihkan pembicaraan dan tak berhasil,karena vina itu seperti orang panik,tanganku langsung mencubit pipi tembemnya agar ia tidak terlalu serius membahas masalahnya sampai ia tenang dan mengelak tanganku yang sedang mencubit pipi tembemnya vina. Dan ketika aku selalu bercanda untuk menanggapi curhatannya, dengan sengaja vina membekapku dengan jaketku yang aku tanggalkan disampingku, dam menjepit wajahku dan mencubit kedua pipiku dengan kedua tangannya sampai pipiku berubah warnanya menjadi kemerahan. Akhirnya pun aku mengalah, dan mengatakan   “aku pinjamkan uang nih tetapi hanya Rp 100.000.00 saja,soalnya aku udah ga punya uang lagi yah” “iya ga apa-apa kok,tapi ga apa-apa yah, ngerepotin” “iya ga apa-apa,da kita sekarang kemana nih?” tanyaku kepada vina untuk menenangkan vina dari semua masalahnya. “Kita ke cafe yuk!”sahut vina,dan aku menyutujuinya sambil berjalan bergandengan tangan dengan vina “yuk”. Sayangnya,cafenya tutup,  dan vina memutuskan untuk membeki es campur saja,kami memesan dua es campur dan tanganku iseng mengambil sendoknya dan menyuapkan buahnya ke mulutnya akirnya kami berdua saling suap-suapan. Setelah kami memakan es buah,kami bermain di tempat anak-anak,kami berdua bermain basket, anehnya aku yang sangat sering bermain basket selalu gagal dalam memasukan bola ke ring basketnya tetapi vina dengan jagonya dapat memasukan bola kedalam ring basket dan mendapatkan point yang banyak. Setelah itu kami berjalan-jalan sampai ke tempat perbelanjaan seperti swalayan,ditengah perjalanan kami hanya mengobrol sampai akhirnya lelah dan duduk dibangku panjang dan kami masih mengobrol antara aku dan vina.  “vin,kamu suka dicium yah” tanyaku datar, “iya,emang kenapa?” “enggak,aku cuman pengen nanya doang” jawabku sedikit gugup. “iya,aku itu pernah dicium sama temanku waktu ulang tahunku dan juga kedua orangtuaku” kata vina lagi. Dalam hatiku ingin sekali untuk menciumnya tetapi aku malu untuk melakukannya,tetapi karena rasa cintaku kepadanya sampai kedalam hatiku,dan “cupp!” akupun menciumnya dengan penuh perasaan “haah,iii kamu kok nyium aku sih!” sambil tangannya vina mengelak pipiku yang dekat dengan wajahnya karena setelah mencium pipi vina, “kamu ini bandel yah,aku bilangin loh sama mamah kamu!” omel vina kepadaku, dan aku hanya bisa tersenyum malu dan sedikit tertawa karena melihat vina yang mengomel-omel kepadaku, “itulah ciuman pertamaku,aku belum pernah sama sekali mencium perempuan manapun selain kamu,karena jika kamu mau menjadi miliku,kamu akan menjadi yang pertama bagiku walaupun aku bukanlah yang pertama bagimu.” Kata aku kepada vina,”owh kamu belum pernah mencium perempuan sama sekali?” kata vina,akupun hanya mengangguk-angguk menandakan iya. Setelah bama duduk disini,kami pergi pulang dan menaikki angkutan umum yang berbeda, ketika aku dan dia telah berada di angkot masing-masing,aku mendapatkan pesan singkat dari vina “makasih kissnya” dan aku membalas  “sama sama”. Dan hatiku sekarang merasa lega karena aku bisa menunjukan rasa cintaku kepada vina. Dan aku ingin mengatakan kepada vina “I LOVE YOU”

2 komentar: